ANGGOTA BPD SE-BULUKUMPA BENTUK FORUM KOMUNIKASI BPD

ANGGOTA BPD SE-BULUKUMPA BENTUK FORUM KOMUNIKASI BPD

Sebanyak 104 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se Kecamatan Bulukumpa menginisiasi terbentuknya Forum Komunikasi BPD. Pembentukan forum yang diselenggarakan di Gedung Masagena Tanete dirangkaikan dengan dialog yang menghadirkan Wakil Bupati Tomy Satria Yulianto, Sabtu 22 Februari 2020.

Ketua Panitia Pelaksana, Asdar dalam laporannya menyampaikan, pembentukan Forum Komunikasi BPD maksudkan sebagai wadah silaturrahim lintas desa, juga sebagai forum dalam meningkatkan pemahaman tentang tugas dan fungsi BPD, sehingga BPD menjadi mitra yang baik dengan para kepala desa.

 

“Kita mendorong anggota BPD menjalin sinergitas untuk kemajuan dan kesejahteraan desa,” pungkasnya.

Atas nama Pemerintah Daerah, Tomy Satria mengapresiasi inisiatif yang dilakukan oleh seluruh ketua dan anggota BPD untuk duduk bersama untuk membentuk Forum Komunikasi BPD tingkat Kecamatan Bulukumpa. “Ini adalah terobosan yang harus dikawal bersama oleh penyelenggaraan pemerintahan desa itu memerlukan dukungan dan kemitraan antara pemerintah dengan Badan Permusyawaratan Desa,” ungkapnya.

Tomy mengingatkan bahwa kehadiran Forum BPD tersebut, tidak dimaksudkan untuk menyaingi Asosiasi Pemerintahan Desa atau APDESI. Tapi forum itu dimaksudkan untuk membangun sinergitas untuk penyelenggaraan pemerintahan desa. Oleh karena bagaimana pun, anggota BPD unsur penyelenggara pemerintahan desa sebagaimana yang disebutkan dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

“Jadi tanggungjawab penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan desa itu, tidak hanya menjadi tanggungjawab dari kepala desa, namun anggota BPD juga ikut memikul tanggungjawab tersebut. Kehadiran BPD bukan menjadi lawan kepala desa,” tambahnya.

 

Karena kewenangan desa semakin besar termasuk dalam pengelolaan anggaran, Tomy menyebut bahwa ada sekitar 90 milyar rupiah dana yang selama ini dikelola oleh pemerintah kabupaten telah diserahkan ke pemerintah desa. “Makanya kita berharap ada sinergitas kepala desa dan BPD dalam merencanakan pembangunan desa,” pintanya.

Forum BPD yang pertama kalinya terbentuk di Kabupaten Bulukumba ini, kata Tomy harus menjadi inspirasi untuk kecamatan lainnya, dimana forum tersebut harus menunjukkan bahwa anggota forum memiliki kesamaan pandang terhadap peran dan fungsi BPD dalam mewujudkan desa berdaya, sejahtera dan mandiri.

“Jadi saya ingatkan agar niat membentuk forum ini semata-mata agar BPD melaksanakan fungsinya sesuai regulasi dan betul-betul anggota BPD memberikan kontribusi bagi desanya,” pinta Tomy.

Turut hadir dalam dialog tersebut, anggota DPRD Fraksi PPP Muh Jufri, Camat Bulukumpa Salman Z Patongai, dan beberapa kepala desa dan pengurus APDESI, serta pendamping desa.(A3/Humas)